Kamis, 29 Mei 2008

Terlambat = Dosa

Terlambat = Dosa

Beberapa hari yang lalu saya sempat berbincang-bincang dengan seorang Bapak yang sangat luar biasa. Dari penampilan Beliau bisa dilihat bahwa Beliau adalah seorang lelaki yang perfeksionis,hal tersebut dapat dilihat dari cara berpakaian Beliau yang sangat rapi sedangkan dari cara Beliau berbicara dapat dilihat bahwa Beliau adalah seorang pemimpin yang sangat arif. Beliau mampu membuka mata saya tentang arti sebuah kedisiplinan, khususya disiplin waktu. Ya..memang dalam kehidupan sehari-hari, terkadang kita tidak menyadari hal-hal sepele yang ternyata sangat besar pengaruhnyadi kemudian hari yaitu di hari akhir. Sebagai umat yang mempunyai keyakinan tentang keTuhanan kita memahami bahwa kita tidak hanya hidup di dunia. Kehidupan di dunia ini tidaklah abadi dan setelah kehidupan ini ada alam lain yang akan kita masuki. Nah,di alam itulah kita akan mempertanggung jawabkan semua yang telah dilakukan selama di dunia.

Hal sepele yang dimaksud di atas yaitu tentang ”Terlambat”. Ketika kita memutuskan untuk masuk atau bergabung menjadi bagian dari sebuah organisasi, tentunya kita sudah tahu konsekwensinya yaitu mematuhi peraturan yang ada di organisasi tersebut. Salah satu isi dari peraturan tersebut adalah adanya ketentuan tentang waktu. Misalnya, kita seorang karyawan, seorang karyawan terikat dengan jam kerja yang telah ditentukan oleh perusahaan tempat bekerja. Jika kita sudah bergabung dengan perusahaan tersebut otomatis kita sudah berjanji untuk menyanggupi semua peraturan.

Jika kita datang terlambat, berarti kita ingkar janji, sedangkan ingkar janji adalah salah satu perbuatan dosa. Dengan demikian, terlambat sama dengan dosa karena terlambat adalah ingkar terhadap janji untuk mematuhi peraturan.